berawal dari adanya ketidak tegasan yang mengakibatkan kekecewaan yang disertai dengan keitidaksabaran kemudian berekspresikan kekerasan, begitulah kira-kira garis besar kronologi dari terjadinya tindakan saudara-saudara kita yang tergabung atau telah menggabungkan diri dalam organisasi non formal (karena tidak berbadan hukum) FPI, maaf.
sebagai muslim siapa yang tidak merasa gerah melihat tebaran kemaksiatan yang semakin tak tahu diri dan tak tahu malu dengan dalih seni dan ekonomi dan berpura-pura menjadi hamba tuhan yang saleh mereka terus melakukan kemaksiatan yang jelas-jelas tuhan melarang walau dengan alasan apapun, karena tuhan selalu memberikan jalan keluar bagi setiap manusia setiap ada permasalahan sehingga dalih ekonomi atau apapun tidak bisa jadi pengecualian agar manusia berbuat kemaksiatan. mungkin kebebasan yang menjadi pijakan, sehingga mereka merasa bebas berekspresi didalam seni. sesungguhnya seni adalah keindahan, dan keindahan suatu karya seni tidak bisa dibatasi oleh ruang dan waktu dan nilai materi, sehingga bila suatu karya manusia yang yang tidak dapat dinikmati di ruang/tempat manapun itu bukanlah seni, saya mengambil contoh sebuah lukisan manusia tanpa busana tidakakan kelihatan indah bila di pasang di ruang pertemuan umum apa lagi di tempat ibadah maka saya yakin lukisan itu bukanlah benda seni.
tulisan ini bukanlah gambaran bahwa penulis adalah orang yang pro kekerasan, penulis hanya merasa memaklumi dengan terjadinya kekerasan dengan tetap menyayangkan terjadinya tindak kekerasan. semoga umat Islam selalu arif dalam menyikapi segala persoalan Amin.
Oktober 10, 2008...8:07 am
akidah dan kebebasan
Lompat ke Komentar


1 Tanggapan
Oktober 11, 2008 pukul 11:18 am
adanya organisasi begituan membuktikan ‘muslim masih eksis’ tapi sayang caranya yang mungkin kurang cocok buat sebagian muslim lainnya.
saya ga rasis, tapi kenapa yahhh organisasi atau semacamnya yang menjalankan cara2 ‘keras’ atau sebagian orang bilang ‘kasar’ kok pemimpin2nya turunan arab???? apa karena pengaruh darah arab yang panas, yahh????